
Kopi. Rasanya hal yang satu ini
cukup identik bagi beberapa orang untuk memulai aktivitas di pagi hari.
Kopi terasa begitu lekat di sebagian orang, dan terkadang menimbulkan
sugesti jika melewatkan satu hari tanpa menyeruput secangkir kopi. Ada
yang mengeluh pusing, lemas, dan lain lain. Saya pun termasuk salah satu
penggemar kopi, dan kopi menjadi menu
utama saya di pagi hari. Jadi teringat akan salah
satu slogan minuman botol yang cukup terkenal di Indonesia, tapi khusus
untuk saya, rasanya slogan tersebut akan sedikit berubah menjadi “
apapun makanannya, minumnya… yaa kopi”. Kopi juga menjadi teman setia
dikala kepala penat, entah sugesti atau bukan, tapi menyeruput secangkir
kopi terasa dapat mengalahkan p
enatnya kepala karena sibuk kerja atau sekedar
untuk menghilangkan bosan. Sebegitu menariknya kopi bagi saya,
menimbulkan keinginan untuk mencari tahu tentang manfaat dan kegunaan
kopi, selain karena rasanya yang memang nikmat. Berikut sedikit
informasi yang didapat dari berbagai sumber :
Melindungi gigi.
Kafein yang terkandung didalam kopi ternyata mampu menjadi antibakteri
dan antilengket bagi gigi, sehingga dapat menjaga gigi dari bakteri yang
menggerogoti lapisan gigi. Minum secangkir kopi setiap hari terbukti
dapat mencegah risiko kanker mulut hingga separuhnya.
Menurunkan risiko kanker payudara.
Mengkonsumsi 4 cangkir setiap hari, bagi wanita yang sudah mengalami
menopause, dapat menurunkan risiko kanker payudara hingga 38%. Menurut sebuah studi yang dipublikasikan di The Journal Of Nutrition, kopi melepaskan phytoestrogen dan flavonoid yang dapat menahan pertumbuhan tumor.
Meningkatkan kinerja otak.
Kafein yang terkandung di dalam kopi dapat membantu otak untuk dapat
berpikir lebih cepat. KAfein terbukti mampu memberikan sinyal pada otak
untuk lebih cepat merespon dan mengolah suatu memori dalam
otak. Minum secangkir kopi sesaat sebelum memulai suatu pekerjaan,
melakukan interview atau presentasi. Hasilnya mungkin akan lebih OK.
Penyakit Jantung dan Stroke. Konsumsi
kopi tidak meningkatkan risiko jantung dan stroke. Sebaliknya, kopi
justru sedikit mengurangi risiko stoke. Sebuah studi atas lebih dari
83.000 wanita berusia lebih dari 24 tahun menunjukkan mereka yang minum
dua sampai tiga cangkir kopi sehari memiliki risiko terkena
stroke 19% lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak minum kopi. Studi
terhadap sejumlah pria di Finlandia menunjukkan hasil yang sama.
Melindungi kulit. Konsumsi 2-5 cangkir kopi setiap hari dapat membantu menurunkan
risiko kanker kulit nonmelanoma hingga 17 persen. Kafein dapat memacu
kulit untuk membunuh sel-sel prakanker, dan juga menghentikan
pertumbuhan tumor.
Mencegah diabetes. Orang yang mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko
mengembangkan diabetes tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat
membantu mencegah resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya
penyakit ini.
Mengurangi sakit kepala.
Menurut salah satu pakar dari Chicago’s Headache Clinic, kafein yang
terkandung dalam kopi dapat menbantu mengurangi sakit kepala ringan. Cobalah mengkonsumsi secangkir kopi pekat atau black tea, hal ini disebut dapat mengurangi sakit kepala.
Kopi, Asma, dan Osteoporosis.
Kafein dalam kopi mampu melebarkan saluran bronchial yang menghubungkan
kerongkongan dengan paru paru, sehingga dapat melegakan pernafasan
bagi penderita asma. Selain itu, kafein juga disebut dapat mengurangi
risiko terkena pengeroposan tulang atu osteoporosis.
Mencegah Diabetes. yang
mengonsumsi 3-4 cangkir kopi reguler atau kopi decaf (dengan kadar
kafein yang dikurangi) akan menurunkan risiko mengembangkandiabetes
tipe II hingga 30 persen. Asam klorogenik dapat membantu mencegah
resistensi insulin, yang merupakan pertanda adanya penyakit ini.
Hmm,ternyata selain nikmat kopi juga memiliki banyak khasiat. Tetap mengkonsumsi dalam batas yang wajar, and enjoy the coffee 




Tidak ada komentar:
Posting Komentar