Los Angeles - Ternyata IQ bukanlah faktor utama seorang anak untuk bisa menguasai Matematika. Jadi apa?Dilansir EducationNews, Murayama menyimpulkan hal itu setelah mengamati perkembangan lebih dari 3.500 anak-anak Jerman terkait kemampuan Matematika, dari siswa kelas lima sampai ke kelas 10.
Murayama melakukan survei pengukuran motivasi dan cara anak dalam belajar Matematika.
Di samping itu, Murayama juga tidak menyarankan orang tua memaksa anaknya untuk terlalu keras belajar.
"Ini bukanlah gagasan baik untuk memaksa siswa belajar Matematika," kata Murayama.
Dalam laporan penelitian yang dipublikasi lewat jurnal Child Development, Murayama mengakui anak dengan IQ tinggi mulanya memiliki kemampuan terbaik dalam pelajaran Matematika.
Akan tetapi, bagi mereka yang ber-IQ tinggi tapi tidak memiliki motivasi belajar, nyatanya tidak terjadi peningkatan kemampuan




Tidak ada komentar:
Posting Komentar